sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pengelolaan Transportasi Jabodetabek Hadapi Sederet Tantangan, Koordinasi hingga Pendanaan

Economics editor Tangguh Yudha
21/09/2026 21:41 WIB
Pengelolaan transportasi Jabodetabek dinilai perlu diperkuat seiring tingginya mobilitas masyarakat yang berada di wilayah penyangga bekerja di Jakarta.
Pengelolaan Transportasi Jabodetabek Hadapi Sederet Tantangan, Koordinasi hingga Pendanaan. Foto: iNews Media Group.
Pengelolaan Transportasi Jabodetabek Hadapi Sederet Tantangan, Koordinasi hingga Pendanaan. Foto: iNews Media Group.

Gonggomtua menambahkan, rancangan kelembagaan tersebut perlu diterjemahkan ke dalam mekanisme yang dapat diterapkan. Rencana Induk Pembangunan Kawasan Aglomerasi (RIPKA) dinilai dapat menjadi dasar implementasi sekaligus acuan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan integrasi transportasi.

“Pada akhirnya, penguatan kelembagaan transportasi bukanlah tujuan akhir. Yang ingin kita capai adalah sistem transportasi Jabodetabek yang semakin terintegrasi, efisien, dan mampu memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat. Pada saat yang sama, integrasi ini diharapkan dapat mendukung upaya bersama dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara, serta menurunkan emisi dari sektor transportasi,” kata Gonggomtua.

Dia mengatakan integrasi transportasi juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan polusi udara serta menurunkan emisi dari sektor transportasi.

“Tantangan kita bukan lagi hanya menyepakati perlunya integrasi, tetapi merumuskan mekanisme yang memungkinkan integrasi tersebut berjalan secara efektif dan berkelanjutan," ujar dia.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement