IDXChannel - Pertumbuhan penjualan triwulanan Starbucks meleset dari ekspektasi pasar. Permintaan menurun di Amerika Utara dan pasar internasional, sedangkan pendapatan naik tajam di China.
Dilansir dari Reuters pada Selasa (2/8/2023), penjualan Starbucks secara global naik 10%. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 11,8%.
Di segmen internasional, penjualan Starbucks naik 24%. Angka ini juga meleset dari estimasi analis sebesar 25,7%.
Namun, perusahaan memperluas margin operasional yang disesuaikan menjadi 17,4% pada kuartal yang berakhir pada 2 Juli. Pencapaian ini lebih tinggi dari kenaikan 16,9% yang dicatat di tahun sebelumnya,
Jaringan kedai kopi terbesar di dunia ini menargetkan basis pelanggan yang lebih muda dan kaya di Amerika Serikat (AS) dengan meluncurkan minuman baru dan mempromosikan pilihan makanan yang bervariasi. Namun, transaksi triwulanan naik hanya 1% di Amerika Utara, melambat dari kenaikan 6% di bulan sebelumnya.
Di sisi lain, Starbucks melihat pemulihan yang tajam di China. Penjualan kuartalan melonjak 46%.