sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mendag Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng, Gara-Gara Plastik Mahal?

Economics editor Tangguh Yudha
21/04/2026 17:56 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso atau yang akrab disapa Busan, mengungkapkan penyebab utama kenaikan harga minyak goreng di sejumlah wilayah Indonesia.
Mendag Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng, Gara-Gara Plastik Mahal? (Foto iNews Media Group)
Mendag Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng, Gara-Gara Plastik Mahal? (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso atau yang akrab disapa Busan, mengungkapkan penyebab utama kenaikan harga minyak goreng di sejumlah wilayah Indonesia. Menurutnya, kenaikan tersebut tidak sepenuhnya dipicu oleh masalah ketersediaan minyak.

Busan menjelaskan, harga minyak goreng merek Minyakita mengalami kenaikan tipis dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 menjadi sekitar Rp15.900 per liter. Kenaikan harga minyak goreng premium lebih terasa di daerah tertentu, seperti Papua yang disebutnya dipengaruhi oleh faktor distribusi.

"Kalau harga minyak goreng yang MinyaKita kan, saya lihat di SP2KP itu Rp15.900-an ya dari Rp15.700-an HET-nya. Kalau minyak goreng premium itu terutama memang yang daerah kayak Papua itu karena kan memang distribusinya," kata dia saat dijumpai di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Selain faktor distribusi, Mendag juga menyebut kenaikan harga minyak goreng dipicu oleh meningkatnya harga bahan baku plastik. Namun, pemerintah telah berkomunikasi dengan produsen minyak goreng dan industri plastik untuk memastikan produksi tetap berjalan.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement