"Tadi kami sudah komunikasi dengan para produsen pada prinsipnya stok barang ada, gak ada masalah. Jadi ketersediaan pasokan ada. Memang salah satu imbas kenaikan itu karena harga plastik (naik)," kata dia.
Meski demikian, Mendag optimistis kondisi ini dapat segera diatasi. Menurutnya, stabilitas harga tidak hanya bergantung pada produksi minyak goreng, tetapi juga pada kelancaran produksi dan distribusi bahan kemasan.
"Plastik juga harus diselesaikan, makanya kami komunikasi dengan produsen, bahwa produsen menyampaikan sebenarnya produksi jalan terus enggak ada masalah. Jadi mudah-mudahan sih enggak ada kendala, nanti harapan kami produksi plastik yang normal ya, jangan sampai juga nanti distribusinya tetap mahal," ujarnya.
(Dhera Arizona)