AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

Penumpang di Bandara Juanda Merosot Drastis Selama PPKM Darurat

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Kamis, 22 Juli 2021 12:18 WIB
Dampak PPKM Darurat yang diberlakukan di Pulau Jawa Bali, membuat penumpang di Bandara Juanda, Sidoarjo merosot tajam.
Ilustrasi pesawat di bandara

IDXChannel - Dampak PPKM Darurat yang diberlakukan di Pulau Jawa Bali, membuat penumpang di Bandara Juanda, Sidoarjo merosot tajam. Tercatat sebelum pemberlakuan PPKM darurat di penerbangan yang berlaku pada 5 Juli 2021 lalu, penumpang yang tiba dan berangkat masih di kisaran di atas 10 ribu per harinya. 

Stakeholder Relation Manager Yuristo Ardhi Hanggoro mengatakan, setelah PPKM darurat diterapkan sejak hingga 20 Juli 2021 kemarin, pergerakan penumpang hanya di kisaran 3.600 - 4.000 penumpang per harinya. Padahal di masa sebelum Bandara Juanda bisa melayani 14 - 15 ribu penumpang per harinya. 

"Sebelum PPKM 14 - 15 ribu per hari, selama PPKM darurat, kami melayani 3.600 per hari - 4.000 per hari itu selama 17 hari pemberlakuan PPKM darurat. Kalau ditotal selama PPKM darurat 61 ribu penumpang, kalau dirata - rata seharinya ketemu 3.600 - 4.000 per hari," ucap Yuristo dikonfirmasi, pada Kamis pagi (22/7/2021). 

Mayoritas penumpang yang masih melakukan penerbangan baik yang tiba dan berangkat di Juanda, merupakan tujuan Jakarta atau tiba dari Jakarta. Dimana mayoritas mereka memang mempunyai kepentingan baik urusan pekerjaan atau kepentingan lainnya. 

"Pergerakan penumpang ini didominasi penerbangan domestik dari Jakarta dan ke Jakarta. Kalau untuk penerbangan internasional sangat sedikit, hanya kedatangan dari Singapura dan Malaysia, yang didominasi kepulangan pekerja migran," bebernya. 

Selain penurunan pergerakan penumpang di Bandara Juanda, sejumlah maskapai penerbangan juga terpaksa mengurangi intensitas penerbangan ke Bandara Internasional Juanda. Bila sebelum adanya PPKM darurat rata - rata jumlah penerbangan yang tiba dan berangkat sebanyak 150 penerbangan, jumlah itu menurun drastis di masa PPKM darurat. 

"Sebelum PPKM darurat itu ada 150 penerbangan sehari, kalau sekarang dibawah 100 flights, ada 80 flights rata-rata per hari sejak 5 Juli 2021," ungkapnya. 

Selama masa PPKM darurat disebutkan pula, dokumen kesehatan di Bandara Juanda benar-benar dicek dan diteliti. Hal ini untuk mengantisipasi adanya penularan Covid-19 di penumpang lain. 

"Selama PPKM aturan terbaru dokumen dari dan ke Pulau Jawa Bali terbaru kan harus pakai tes swab PCR, jadi karena Bandara Juanda di Jawa maka kemanapun dan dari manapun menuju Juanda, harus pakai swab PCR, kalau untuk swab antigen hanya berlaku di luar Pulau Jawa Bali, ya kita ikuti aturan yang ditentukan regulator dalam hal ini pemerintah," paparnya. 

Pihaknya pun juga menyiagakan vaksinasi Covid-19 di area Bandara Juanda selama stok vaksin masih ada. Sebab beberapa penumpang biasanya sudah membawa dokumen swab PCR, tapi belum melakukan vaksin Covid-19, sehingga bila memungkinkan vaksinasi bisa dilakukan di area bandara. 

"Kami menyediakan area vaksinasi untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 pemerintah, sekaligus mempermudah penumpang melakukan vaksinasi, bisa dilaksanakan di bandara. Vaksinasi terakhir di hari Jumat kemarin ada 200 orang setiap hari. Jadi kita juga didukung teman - teman TNI AL, tapi vaksinasi ini juga bergantung pada stok yang ada," terangnya. 

Untuk mengantisipasi adanya pemalsuan vaksinasi dan dokumen tes swab PCR, otoritas Bandara Juanda juga bekerjasama dengan pengamanan militer wilayah, mengintensifkan patroli di area - area bandara.

"Selama satu hari rutin kami melakukan sweeping patroli di area - area publik. Bila ada laporan KKP mengenai hasil PCR, atau dokumen vaksinasi yang mencurigakan, kami koordinasi dengan aviation security dan pamdal militer," pungkasnya. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD