Selain mengejar profitabilitas, penataan investasi baru ini wajib menyeimbangkan aspek keberlanjutan ekosistem lingkungan hidup di wilayah sekitar perkebunan. Pola pendekatan bertahap pun ditekankan agar setiap risiko finansial maupun ekologis dapat dimitigasi sejak dini.
"Hilirisasi harus disiapkan melalui perencanaan dan riset matang dalam skala terukur terlebih dahulu, didukung studi kelayakan komprehensif serta memastikan pemilihan lahan tidak mengurangi fungsi kawasan resapan air," kata Dony.
Melalui komitmen hilirisasi yang terukur ini, langkah strategis PTPN Group diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penopang ketahanan nasional. Sinergi ini ditargetkan mampu menekan angka ketergantungan impor pangan dan energi, sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi kemajuan sektor perkebunan di tanah air.
(NIA DEVIYANA)