AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23775.35
-2.12%
-514.55
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan di Semeru, PLN Terjunkan 124 Personel

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Senin, 06 Desember 2021 12:22 WIB
PT PLN (Persero) menerjunkan 124 personel untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru.
PT PLN (Persero) menerjunkan 124 personel untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru.  (Foto: MNC Media)
PT PLN (Persero) menerjunkan 124 personel untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT PLN (Persero) menerjunkan 124 personel untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru. Adapun tim dibagi menjadi dua, yakni 53 personil tim siaga dan 71 personil tim pelaksana pekerjaan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto mengatakan, para petugas ini terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur untuk memastikan daerah atau zona yang aman dan zona bahaya, serta zona yang bisa dilewati oleh petugas PLN dalam upaya pengecekan instalasi dan penormalan.
 
"Kami membagi 124 personel ini ke dalam dua tim, yaitu tim siaga sebanyak 53 personel dan tim pelaksana pekerjaan 71 personel. Tim terus berupaya untuk segera memulihkan listrik dengan tetap mengutamakan keselamatan warga," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 Kilo Watt (KW) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 KW sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat.
 
"Ini langkah penanganan kami, kami langsung melakukan langkah pengamanan untuk memastikan zona aman. Kemudian kami menyediakan genset di posko untuk tetap ada aliran komunikasi dan penerangan bagi warga," kata Adi.

Dia mengakui dalam upaya pemulihan kelistrikan pasca bencana kali ini, PLN mendapatkan tantangan cukup berat. Mulai dari beberapa lokasi kembali mengalami hujan abu vulkanik, sehingga petugas PLN tidak diizinkan untuk masuk.
 
Maka dari itu, PLN memastikan akan mengambil langkah alternatif untuk desa terdampak. Untuk daerah yang masih terputus akan dilakukan pembangunan jaringan listrik baru. Rencananya hari ini, tim PLN akan menyalakan 69 trafo dari total 79 trafo yang masih padam.

"Kami upayakan maksimal untuk penarikan jaringan baru dari daerah Dampit. Hari ini ditargetkan 69 trafo menyala," ungkap Adi.

Sementara untuk 10 trafo lainnya, belum bisa dipulihkan karena lokasinya berada di aliran erupsi Gunung Semeru sehingga tim PLN tidak diizinkan untuk mengakses lokasi tersebut. "Untuk penormalan 10 trafo ini masih menunggu informasi dari pihak berwenang dan kondisi aman," terangnya.
 
Hingga Minggu (5/12) pukul 17.00 WIB, jumlah gardu distribusi yang sudah menyala mencapai 33 gardu atau 29,5% gardu sudah normal. Masih ada gardu padam sebanyak 79 gardu dari total 112 gardu terdampak.
 
Adapun jumlah pelanggan yang sudah menyala mencapai 7.697 pelanggan atau 25,2%. Masih ada 22.826 pelanggan yang masih terdampak.
 
"PLN juga telah menyerahkan bantuan tanggap darurat bencana melalui PLN Peduli ke Kabupaten Lumajang sebesar Rp 300 juta. Semoga bantuan bisa membantu warga terdampak Erupsi Gunung Semeru," kata dia. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD