"Dibanding dengan normal, kita lihat bahwa meningkatnya sebesar 3,26 persen dari H-26 sampai dengan H-20 atau minggu sebelumnya, kemudian meningkat dibanding tahun sebelumnya adalah 4,15 persen," kata dia.
Secara keseluruhan, Jasa Marga memprediksi sebanyak 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jakarta selama periode arus mudik Lebaran 2026.
Proyeksi tersebut, kata dia, didasarkan pada analisis data historis lalu lintas serta perhitungan yang dilakukan bersama Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan.
Adapun puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diproyeksikan berlangsung pada 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran.
(Nur Ichsan Yuniarto)