AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Perintah Jokowi ke Airlangga, Kredit UMKM Naik 30 Persen di 2024

ECONOMICS
Dita Angga/Sindo
Senin, 05 April 2021 14:23 WIB
Presiden Jokowi Ingin kredit UMKM naik 30 persen dari total penyaluran kredit perbankan di Indonesia di 2024.
Perintah Jokowi ke Airlangga, Kredit UMKM Naik 30 Persen di 2024 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tugas kepada Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto agar dapat meningkatkan pembiayaan kredit Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) naik 30 persen dari total penyaluran kredit perbankan di Indonesia di 2024.

“Bapak presiden memberikan arahan  bahwa kredit UMKM ditargetkan di tahun 2024 lebih dari 30 persen. Jadi dari rata-rata 20 persen diangkat menjadi lebih dari 30 persen,” katanya dalam konferensi persnya di Kantor Presiden, Senin (5/4/2021).

Dia mengatakan bahwa selama ini porsi kredit bagi UMKM ada di kiasaran 20 persen. Menurutnya presiden ingin agar ada lompatan besar bagi UMKM.

“Selama ini pendanaan UMKM kita berada dilevel di 18 sampai 20 persen dari total kredit. Dimana bapak presiden meminta bahwa diberikan tantangan yang lebih besar agar ada peningkatan secara lompatan,” ungkapnya.

Airlangga menyebut bahwa dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai realisasi kredit usaha rakyat (KUR). Dia mengatakan bahwa pada tahun lalu realisasi KUR mencapai Rp.198,53 triliun atau lebih dari 104 persen daripada yang ditergetkan.

Dan KUR terdiri dari kredit usaha mikro. Kredit usaha mikro itu yang dibawah Rp. 10 juta. Itu penyalurannya 8,49 triliun dan itu sekitar 4 persen daripada total yang mendapatkan kredit yaitu sekitar 2,4 juta nasabah,” ujarnya.

Kemudian untuk KUR yang besarannya 10 juta sampai dengan 50 juta jumlahnya mencapai 128 triliun atau 65 persen. Dengan 3,6 juta nasabah. Kemudian KUR dengan besaran50 juga sampai dengan 500 juta besarannya mencapai Rp. 59 triliun dengan nasabahnya sekitar 2,4 juta.

“Kemudian KUR TKI yang besarnya 75 juta,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD