Sebelumnya pada Agustus 2022, melalui IHS Markit, salah satu lembaga internasional terbesar penyedia data, riset, dan analisis bisnis energi, PAG juga dinobatkan sebagai terminal reloading LNG teraktif di dunia.
Komitmen perusahaan untuk terus menjadi operator yang unggul, berhati-hati, berpengalaman dalam mengoperasionalkan kilang, serta menjunjung tinggi budaya Health, Safety, Security & Environment (HSSE) agar tercipta lingkungan kerja yang aman menjadi pilar penting pencapaian tersebut.
Lokasi wilayah operasional yang strategis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Aceh dapat memudahkan penerimaan dan penyaluran pasokan LNG secara global. PAG, menurut Yan, terus berkomitmen untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui pengelolaan infrastruktur LNG yang andal, aman, dan berkelanjutan.
"Sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar LNG global," katanya.
Selama periode 2025, PAG telah melaksanakan 49 kegiatan operasional yang terdiri dari 27 kegiatan unloading, 11 kegiatan reloading, dan 11 kegiatan Gassing Up & Cooling Down (GUCD). Realisasi unloading mencapai 1.499.085,17 m³ dengan total energi sebesar 34.806.990 MMBTU (Million Metric British Thermal Units), reloading mencapai 1.162.429,49 m³ dengan besaran energi 27.016.005 MMBTU, serta GUCD mencapai 176.847,75 m³ dengan energi 4.107.643 MMBTU.
Sepanjang Tahun 2025, PAG berhasil memperoleh pendapatan sebesar USD 105 juta. Perusahaan yang baru berusia 13 tahun ini juga mencatatkan laba bersih perusahaan sebesar USD 25,1 juta.