"Keberhasilan ini merupakan langkah strategis Pertamina Drilling dalam memperluas kapabilitas layanan non-rig. Kami berkomitmen menghadirkan solusi yang aman, andal, dan berteknologi untuk membantu meningkatkan produktivitas lapangan migas sekaligus mendukung upaya pencapaian target produksi nasional," ujar Aziz dalam pernyataan resminya di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, pengembangan layanan High Pressure Pumping Non-Rig Services merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat bisnis jasa energi sekaligus menjawab kebutuhan industri migas yang semakin dinamis.
Pencapaian tersebut juga melanjutkan keberhasilan layanan hydraulic fracturing yang telah dijalankan Pertamina Drilling di wilayah kerja PHR Zona 2 dan Zona 3 sejak Januari 2025. Pengalaman tersebut menjadi fondasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan layanan High Pressure Pumping Non-Rig Services sebagai salah satu lini bisnis strategis.
Dengan semakin lengkapnya portofolio layanan non-rig, Pertamina Drilling tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa pengeboran, tetapi juga sebagai mitra yang mampu menghadirkan solusi terintegrasi untuk mengoptimalkan konektivitas reservoir dengan sumur serta meningkatkan produktivitas lapangan migas.
Pengembangan kapabilitas ini sejalan dengan komitmen Pertamina Drilling dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui inovasi teknologi, rekayasa teknik yang presisi, serta keunggulan operasional pada setiap tahapan pengembangan lapangan migas.
(Dhera Arizona)