"Potensi biogas di Indonesia sangat besar, dan Pertamina NRE merupakan mitra yang tepat untuk mengubah keunggulan sumber daya tersebut menjadi pasokan biometanol yang bernilai komersial. Kami senang dapat meresmikan kolaborasi ini dan menantikan pembuktian potensi yang dapat diwujudkan di Sei Mangkei," kata dia.
MoU ini juga dilatarbelakangi oleh percepatan transisi global dari bahan bakar laut konvensional menuju alternatif yang lebih ramah lingkungan, khususnya di sektor pelayaran yang tengah bertransisi dari bahan bakar konvensional ke bahan bakar rendah karbon.
Tak hanya itu, Indonesia sendiri memiliki potensi biogas yang signifikan, khususnya dari sektor kelapa sawit melalui pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME). Pertamina NRE telah mengidentifikasi sejumlah lokasi dalam portofolionya, termasuk Sei Mangkei, yang memiliki ketersediaan bahan baku dalam skala besar.
(Dhera Arizona)