Ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), metode yang juga digunakan dalam seleksi aparatur sipil negara (ASN), dan dilaksanakan di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia.
Setelah tes kompetensi, peserta akan mengikuti tahapan lanjutan berupa seleksi kompetensi tambahan, yang mencakup tes mental ideologi dan pemeriksaan kesehatan. Tahap ini dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 31 Mei 2026.
Dalam rekrutmen ini, pemerintah membuka sebanyak 35.476 formasi, terdiri dari 30.000 posisi manajer Kopdes Merah Putih dan 5.476 posisi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Seluruh posisi tersebut akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Pria yang kerap disapa Zulhas ini mengatakan, seluruh proses rekrutmen dilakukan tanpa pungutan biaya. Pemerintah juga memastikan seleksi berjalan secara transparan dan terbuka bagi seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan.
"Saya tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apa pun, tidak ada jalur khusus, dan tidak ada pihak yang dapat menjamin lulus, enggak ada. Tergantung tesnya masing-masing ya dengan sistem CAT tadi," kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)