AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Piutang Usaha Turun, Aset Puradelta Lestari (DMAS) Merosot 11,4 Persen

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 31 Maret 2021 19:58 WIB
Perseroan juga membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp1,36 triliun, atau tumbuh 0,8% dibandingkan laba sebelum pajak di tahun sebelumnya
Piutang Usaha Turun, Aset Puradelta Lestari (DMAS) Merosot 11,4 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatat jumlah aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp6,75 triliun, lebih rendah Rp865 miliar atau 11,4% dibandingkan dengan jumlah aset per 31 Desember 2019 sebesar Rp7,62 triliun. 

Hal ini terutama disebabkan penurunan piutang usaha sebesar Rp1,05 triliun dan penurunan persediaan sebesar Rp668 miliar, di samping kas dan setara kas meningkat sebesar Rp708 miliar. 

Kemudian, posisi kas bersih Perseroan per 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp1,38 triliun, meningkat sekitar Rp708 miliar atau 106,2% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp667 miliar. Sepanjang tahun 2020 sendiri, Perseroan telah membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp2,22 triliun. 

Emiten berkode saham DMAS mencatatkan laba usaha sebesar Rp1,32 triliun, atau tumbuh 7,1% dibandingkan laba usaha di tahun sebelumnya sebesar Rp1,23 triliun. 

Marjin laba usaha di tahun 2020 adalah 50,3%, lebih tinggi dibandingkan marjin laba usaha di tahun 2019 sebesar 46,6%. Meningkatnya marjin laba usaha seiring dengan meningkatnya marjin laba kotor. 

Perseroan juga membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp1,36 triliun, atau tumbuh 0,8% dibandingkan laba sebelum pajak di tahun sebelumnya sebesar Rp1,35 triliun. Marjin laba sebelum pajak meningkat dari 51,0% di tahun 2019 menjadi 51,8% di tahun 2020. 

Dan laba bersih sebesar Rp1,35 triliun, atau tumbuh sebesar 1,0% dibandingkan laba bersih tahun 2019 sebesar Rp1,33 triliun. Marjin laba bersih meningkat dari 50,4% di tahun 2019 menjadi 51,3% di tahun 2020.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD