AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun, Ini Strategi Puradelta Lestari

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Kamis, 27 Agustus 2020 11:45 WIB
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) optimistis mencapai target pra-penjualan (marketing sales) di 2020 sebesar Rp2 triliun yang telah ditetapkan di awal tahun.
Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun, Ini Strategi Puradelta Lestari. (Foto: Ist)

IDXChannel – Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dalam paparan Public Expose LIVE 2020, Kamis (27/8/2020), optimistis mencapai target pra-penjualan (marketing sales) di 2020 sebesar Rp2 triliun yang telah ditetapkan di awal tahun.

Pada semester pertama tahun 2020, Perseroan telah meraih marketing sales sebesar Rp1,05 triliun, atau setara dengan 53% dari target marketing sales sepanjang 2020. Di tengah situasi pandemi di Indonesia yang telah berlangsung sejak Maret kemarin, permintaan akan lahan industri tetap ada, walaupun beberapa hal teknis sempat tertunda karena adanya pembatasan sosial berskala besar.

Pada kuartal satu 2020, Perseroan meraih marketing sales dari penjualan lahan industri sebesar 32 hektar, sedangkan di kuartal kedua 2020, Perseroan meraih marketing sales dari penjualan lahan industri sebesar 19 hektar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari, Tondy Suwanto, mengatakan bahwa permintaan akan lahan industri relatif stabil di tengah suasana pandemi, dan pembicaraan antara Perseroan dengan calon pembeli terus berlangsung.

“Hingga saat ini, kami melihat bahwa minat calon pelanggan industri berinvestasi di kawasan industri tetap kuat, mengingat rencana investasi mereka merupakan rencana bisnis jangka panjang,” kata Tondy Suwanto.

Hingga akhir semester pertama 2020, masih ada permintaan lahan industri Perseroan sebesar 130 hektar dari berbagai macam sektor usaha, seperti sektor otomotif dan turunannya, sektor pergudangan atau logistik, sektor pusat data, maupun sektor-sektor lainnya.

“Saat ini Perseroan sedang dalam pembicaraan dengan calon-calon pelanggan tersebut, dan berupaya memberikan layanan yang terbaik,” kata Tondy Suwanto.

Dengan capaian marketing sales sebesar Rp1,05 triliun pada semester pertama, Perseroan perlu meraih marketing sales sebesar sekitar Rp950 miliar di semester kedua tahun ini, dan dengan permintaan lahan industri yang cukup besar saat ini, Perseroan meyakini dapat meraih target pra-penjualan Rp2 triliun di tahun 2020 ini. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD