sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PLN Catat Penjualan Sertifikat Energi Terbarukan Naik Jadi 6,43 TWh di 2025

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
24/01/2026 10:25 WIB
Dirut PLN mengatakan penjualan sertifikat EBT menunjukkan kepercayaan pelanggan sektor industri dan bisnis terhadap produk energi hijau yang disediakan PLN.
PLN Catat Penjualan Sertifikat Energi Terbarukan Naik Jadi 6,43 TWh di 2025. (Foto: Dok. PLN)
PLN Catat Penjualan Sertifikat Energi Terbarukan Naik Jadi 6,43 TWh di 2025. (Foto: Dok. PLN)

Berdasarkan tren, penjualan REC dalam lima tahun terakhir sejak diluncurkan pada 2020 hingga 2025 menunjukkan peningkatan yang konsisten. Hal ini menandakan solusi ini semakin diterima sebagai instrumen bagi pelaku usaha dalam mendukung energi terbarukan sekaligus berkontribusi menurunkan emisi karbon.

"Sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional, PLN berkomitmen meningkatkan daya saing industri dengan menyediakan layanan listrik hijau yang 100% dipasok oleh pembangkit EBT kami melalui REC. Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau untuk sektor bisnis dan industri dengan proses yang mudah dan cepat," ujar Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto mengatakan, tingginya minat pelanggan industri berat dan manufaktur berskala besar memiliki kebutuhan energi tinggi yang berperan menjadi pendorong utama kinerja layanan REC sepanjang tahun 2025 lalu.

"Sebagian besar penjualan REC masih didominasi oleh pelanggan industri berskala besar. Pada Desember 2025 lalu, sekitar 55 persen dari total penjualan REC berasal dari sepuluh pelanggan dengan volume pembelian terbesar. Ini menunjukkan sektor industri menjadi motor utama dalam memanfaatkan energi bersih," kata Adi.

Sejumlah Perusahaan kenamaan dengan pembelian REC tertinggi yang berasal dari sektor industri seperti pertambangan, manufaktur, kimia, pulp dan kertas hingga industri makanan dan bahan baku. Dengan volume REC masing-masing pelanggan bervariasi dengan pembelian tertinggi mencapai 779.000 megawatt hour (MWh) dan pembelian terendah 93.966 MWh.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement