IDXChannel - PT PLN (Persero) dan United States Agency for International Development (USAID) membidik percepatan transisi energi di Indonesia. Aksi korporasi ini melalui pengembangan energi terbarukan dan modernisasi sistem kelistrikan.
Kolaborasi kedua entitas ditandai dengan penandatanganan kelanjutan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wanhar mengatakan, kerja sama PLN dan USAID bisa berkontribusi bagi ketenagalistrikan, salah satunya program Sustainable Energy for Indonesia's Advancing Resilience (SINAR).
"Terima kasih USAID yang telah fleksibel menerima dan mengakomodasi program yang menjadi prioritas baik dari Kementerian ESDM maupun PLN. Semoga perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi program SINAR dapat dilaksanakan dengan transparan secara teknis dan administrasi. Diharapkan program SINAR dapat terus dilanjutkan," ujar Wanhar melalui keterangan pers, Sabtu (13/7/2024).
Senada, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo menjelaskan, kolaborasi USAID dan PLN akan terus dilanjutkan dengan enam tujuan utama, yaitu, mendukung pengembangan program dan peta jalan transisi energi, percepatan penerapan sistem energi terbarukan.
Lalu, penyempurnaan struktur organisasi melalui penataan jalur kerja, modernisasi prosedur operasional untuk peningkatan kerja, mendukung PLN dengan kolaborasi bersama Kementerian ESDM terkait implementasi transisi energi, dan mendukung PLN dalam mendukung program kesetaraan gender dan inklusi sosial.