"Ini tentu saja membuat sistem di Jawa ini yang tadinya memang kami mengakui ada pemadaman bergilir, ini sistemnya langsung meningkat menjadi jauh lebih andal," kata Darmawan.
Dia mengatakan, pasokan batu bara kalori rendah cukup banyak. Sementara teknologi pembangkit listrik yang saat ini ada di Indonesia cukup banyak yang didesain untuk menyerap batubara kalori menengah-tinggi, terutama 4.500 kkal/kg.
Sebagai bentuk mitigasi risiko ke depan, PLN bersama Kementerian ESDM telah menyiapkan skema khusus untuk memastikan ketersediaan pasokan batu bara menengah-tinggi. Nantinya, PLN akan mendapatkan alokasi di luar kontrak reguler dari kuota Domestic Market Obligation (DMO).
Menurutnya, seluruh kontrak penugasan untuk kebutuhan pasokan sepanjang Juli-Desember 2026 telah ditindaklanjuti sehingga memberikan kepastian terhadap operasional pembangkit listrik, baik yang dimiliki PLN maupun pembangkit swasta atau Independent Power Producer (IPP).
"Untuk bulan Juli ini alokasi penugasan dan kontrak yang sudah kami tindak lanjuti berjalan dengan baik. Kemudian diikuti juga dengan penugasan untuk bulan Agustus, September, Oktober, November, sampai bulan Desember," ujar Darmawan.