Fokus utama kunjungan tersebut yaitu penandatanganan kesepakatan dagang bersejarah bertajuk Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS.
“Pertemuan membicarakan terkait update perundingan Indonesia-Amerika dan disampaikan Bapak Presiden rencananya akan hadir di Amerika Serikat pada tanggal 19 (Februari). Di sekitar tanggal tersebut, rencananya akan dilaksanakan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART),” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto di Jakarta, Senin (16/2/2026).
Secara substansi, negosiasi tarif antara kedua negara telah dinyatakan rampung. Dalam kerangka ART, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi mayoritas produk asal AS. Sebagai imbal balik resiprokal, AS setuju untuk memangkas tarif atas produk Indonesia.
Di sisi lain, AS akan menurunkan tarif resiprokal dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen. Selain itu, AS memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas ekspor unggulan Indonesia, seperti minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.
(Febrina Ratna Iskana)