Prabowo menjadikan Kebumen sebagai salah satu sentra budidaya udang vaname. Dia mengapresiasi progres sektor budidaya udang di daerah tersebut yang kini mulai menunjukkan hasil, bahkan mampu bersaing di pasar internasional.
“Jadi ya bapak-bapak, ibu-ibu sekalian hari ini saya hadir menyaksikan panen raya udang di proyek ini sudah 2-3 tahun dan panennya sekarang sudah hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia. Jadi sangat menjanjikan,” kata Prabowo.
Prabowo mengungkapkan bahwa produktivitas tambak udang di kawasan tersebut sangat tinggi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, satu hektare (ha) lahan mampu menghasilkan hingga 40 ton udang.
“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton, luar biasa 40 ton ya dan harganya sangat bagus, harganya paling rendah Rp70 ribu per kg, (berarti) Rp70 juta ya per ton,” tuturnya.
Dia juga menyoroti dampak ekonomi dari proyek tersebut yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja lokal. Saat ini, sekitar 650 warga setempat bekerja di kawasan tambak tersebut.