Kepala Negara mencatat bahwa sebelumnya cadangan beras nasional tertinggi yang pernah dikelola negara hanya mencapai 2 juta ton. Kini, angka tersebut telah terlampaui secara signifikan.
"Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur saudara-saudara," kata Prabowo kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam sambutannya, Prabowo juga menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan syarat mutlak bagi sebuah bangsa yang merdeka. Menurutnya, tidak ada negara yang benar-benar berdaulat jika tidak mampu menjamin kebutuhan pangan rakyatnya sendiri.
Dia turut menyoroti kondisi geopolitik global yang dinilai semakin tidak stabil. Prabowo mengingatkan bahwa negara-negara yang selama ini menjadi sumber impor beras Indonesia tengah dilanda konflik.
"Kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana, di tengah perang di mana-mana sumber impor beras kita tadinya adalah Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Sekarang Thailand sama Kamboja perang. Terus setelah perang, negosiasi, senjata-senjata, damai, meletus lagi," kata Prabowo.