AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

Presidensi G20 Dongkrak PDB Indonesia hingga Rp7,4 Triliun

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Selasa, 25 Januari 2022 11:36 WIB
Indonesia akan berada di dalam panggung dunia, sehingga diharapkan ini akan mengikuti peningkatan perdagangan maupun investasi.
Presidensi G20 Dongkrak PDB Indonesia hingga Rp7,4 Triliun (FOTO:MNC Media)
Presidensi G20 Dongkrak PDB Indonesia hingga Rp7,4 Triliun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu hal yang akan didorong pada tahun ini adalah presidensi Indonesia di forum G20. 

Indonesia akan berada di dalam panggung dunia, sehingga diharapkan ini akan mengikuti peningkatan perdagangan maupun investasi

"Dengan tema 'Recover Together, Recover Stronger', kita mendorong agar pemulihan ekonomi yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan, serta memfokuskan pada tiga fokus kegiatan yaitu kesehatan global yang inklusif, transformasi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan," ujar Airlangga dalam Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa(25/1/2022) 

Dia mengatakan, kesempatan ini tentu akan mendorong pemulihan dan transformasi ekonomi, dan juga pembangunan di aspek sosial dan politik. Kurang lebih ada 150 pertemuan yang digelar di 19 kota dan lebih dari 18 ribu delegasi akan hadir.  

"Diperkirakan akan mendorong kegiatan yang akan mempekerjakan 33 ribu lapangan kerja, meningkatkan konsumsi sebesar Rp1,7 triliun, PDB nasional sebesar Rp7,4 triliun, dan akan bermanfaat sekitar dua kali dari penyelenggaraan IMF-World Bank di 2018 lalu," tuturnya. 

Airlangga mengapresiasi kerja sama semua pihak, tetapi dia mengingatkan bahwa tantangan terus ada, sehingga penting untuk menjaga koordinasi dan sinergi serta kerja sama pemerintah pusat, daerah, pengusaha, dan masyarakat agar seluruh stakeholders bisa merasakan manfaat pemulihan ekonomi.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD