AALI
8350
ABBA
218
ABDA
6050
ABMM
4310
ACES
610
ACST
183
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
735
ADMF
8275
ADMG
168
ADRO
4120
AGAR
292
AGII
2220
AGRO
600
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
105
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
195
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1375
AKSI
312
ALDO
665
ALKA
294
ALMI
388
ALTO
162
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.41
-0.54%
-2.86
IHSG
7053.01
-0.33%
-23.61
LQ45
1005.36
-0.53%
-5.32
HSI
17849.79
-0.9%
-162.36
N225
27149.76
-0.59%
-161.54
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,452 / gram

Produk HAKI Jadi Jaminan Kredit, Sandiaga: Hadiah Dari Jokowi untuk Pelaku Ekraf

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Jum'at, 29 Juli 2022 18:26 WIB
Menurut Sandiaga, banyak sub sektor ekonomi kreatif yang berhubungan dengan sub sektor musik.
Produk HAKI Jadi Jaminan Kredit, Sandiaga: Hadiah Dari Jokowi untuk Pelaku Ekraf (foto: MNC Media)
Produk HAKI Jadi Jaminan Kredit, Sandiaga: Hadiah Dari Jokowi untuk Pelaku Ekraf (foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong generasi muda di Manado dan Sulawesi Utara (Suliut) untuk dapat berkolaborasi bersama mengembangkan ekonomi kreatif, khususnya di sub sektor musik.

Ajakan tersebut disampaikan Sandiaga saat melaksanakan Workshop KaTa Kreatif Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (29/7/2022).

"Hari ini di Kota Manado setelah 2017 ditetapkan sebagai sub sektor musik, kita memperkuat ekosistem ini, karena musik ini merupakan sub sektor yang menjadi konektor dari beberapa sub sektor ekonomi kreatif," ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, banyak sub sektor ekonomi kreatif yang berhubungan dengan sub sektor musik.

"Film harus ada musiknya. Fashion harus ada musiknya. Kalau kita menyantap kuliner lebih enak kalau ada musiknya juga. Jadi, ini adalah sektor yang sangat menjadi tulang punggung, membuka peluang kerja bagi 1,1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia," tutur Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi secara on the spot juga menyempatkan diri menciptakan sebuah lagu. Sandiaga menyatakan bakal segera mendaftarkan hak kekayaan intelektual dari lagu tersebut begitu berbagai persyaratan yang dibutuhkan telah dilengkapi.

"Setelah dilengkapkan tadi teaser-nya dan akan kita coba sebagai prototipe untuk mendapatkan pembiayaan sesuai dengan PP 24," ungkap Sandiaga.

Sandiaga berharap dengan prototipe tersebut, maka dapat membangkitkan semangat dari pelaku ekonomi kreatif, khususnya sub sektor musik.

"Ini adalah hadiah dari Presiden RI Joko Widodo kepada seluruh pelaku ekonomi kreatif, terutama musisi-musisi kita untuk menciptakan lagu dan mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya demi mendapatkan pembiayaan untuk pengembangan sektor ekonomi kreatifnya," lanjutnya.

Keberadaan program prototipe pengembangan sub sektor musik tersebut, disebutkan Sandiaga Uno, akan menjadi tumpuan dari para pelaku ekonomi kreatif.

"Kita akan coba prototipenya, tidak pakai lama, langsung on the spot, karena kita ingin ekonomi kita segera bangkit, banyak saudara-saudara kita yang belum mendapatkan penghasilan dan lapangan kerja kita bantu dengan kegiatan-kegiatan konkret," tutur Sandiaga.

Sandiaga yakin dengan kehadiran serta dukungan aktif dari pemerintah maka ekonomi kreatif masyarakat di sub sektor musik di Sulawesi Utara dapat semakin berkembang pesat. 

"Belajar dari pengalaman saya sebagai pengusaha, pimpinan dari sebuah perusahaan yang melewati beberapa krisis, pemerintah harus hadir, pemerintah harus memfasilitasi dan saya yakin jika kita fasilitasi dengan baik tahun 2024 kita akan ciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru," ungkapnya.

Sandiaga menyebutkan nanti bagi masyarakat yang mengajukan permohonan pendanaan sub sektor musik harus punya HAKI yang didaftarkan.

"Nanti HAKI-nya akan menjadi obyek pembiayaan. Kita sedang berbicara dengan perbankan dan OJK, kalau KUR saja bisa Rp50 juta, jadi kalau ada satu lagu yang berpotensi dan dilakukan evaluasi bisa bernilai ekonomi, maka pembiayaannya bisa cukup sangat menjanjikan, baik itu lagu atau per album," jelas Sandiaga.

Terkait apakah pinjaman tersebut sifatnya kolateral utama atau kolateral tambahan nanti pihaknya akan memfasilitasi penyesuaian dengan pihak perbankan melibatkan OJK, lintas kementerian dan lembaga lainnya.

"Dalam waktu singkat bisa menciptakan lagu yang menarik. Talentanya sangat kelihatan. Tadi kalau kita lihat sub sektor musik ini ada genre rock dan musik tradisional di Manado ini," kata Sandiaga.

Sandiaga berpesan untuk anak-anak muda agar bersama-sama dalam menggeliatkan ekonomi kreatif di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. 

"Karena destinasi super prioritas Likupang membutuhkan karya dan kontribusi nyata dari para pelaku ekonomi kreatif dimanapun kalian berada untuk Likupang yang semakin berkembang dan Sulawesi Utara semakin sejahtera," jelas Sandiaga.

Kemenparekraf, kata Sandi, akan mengembangkan ekosistem, pariwisata amat membutuhkan musik. Khususnya, terkait kesiapan sub sektor ekonomi kreatif lainnya bisa mendukung KEK Likupang. 

"Nanti kita buatkan event-event yang mampu untuk membuka peluang mereka untuk manggung dan berekreasi. Begitu mereka datang wisatawan dari mancanegara maupun wisawatan Nusantara, kesempatan mereka semakin meningkat. Suatu saat mereka akan bisa menawarkan karya-karyanya secara nasional, internasional, dan siap go global," kata Sandiaga dengan nada optimistis.

Peminjaman HAKI yang nanti didapatkan pelaku ekonomi kreatif sub sektor musik, kata Sandi, dapat digunakan untuk pengembangan karya mereka. 

"Kalau musik kita harapkan bisa digunakan untuk misalnya beli alat rekaman, instrumen musik, bisa digunakan untuk pembiayaan mereka memproduksi sebuah rekaman atau membiayai kegiatan mereka untuk konser. Jadi bisa dihitung oleh perbankan nilai sebuah lagu seperti apa dan nilai ekonomis pemasukan dari artis tersebut berdasarkan sub sektor musik yang dia ciptakan," pungkas Sandiaga. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD