AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Produksi Laptop Merah Putih, ZYRX Terima Suntikan Dana Rp700 Miliar

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Senin, 26 Juli 2021 15:42 WIB
PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) telah mempersiapkan produksi Laptop Dalam Negeri untuk memenuhi kebutuhan Digitalisasi Pendidikan.
Produksi Laptop Merah Putih, ZYRX Terima Suntikan Dana Rp700 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) telah mempersiapkan produksi Laptop Dalam Negeri untuk memenuhi kebutuhan Digitalisasi Pendidikan yang diluncurkan oleh Kemendikbud-Ristek.

Diketahui, Zyrex telah menerima pesanan 165.000 unit laptop senilai Rp700 miliar dan siap untuk memenuhi kebutuhan laptop dalam negeri senilai Rp17 triliun sampai tahun 2024.

“Pemerintah Pusat sudah menganggarkan Rp1,3 triliun untuk pengadaan awal laptop sebanyak 190 ribu laptop untuk dikirim ke seluruh Indonesia. Selain itu, melalui dana alokasi khusus pendidikan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota akan ada pengadaan 240 ribu laptop,” ungkap Mendikbud-Ristek, Nadiem Makarim dalam paparan Zyrex secara virtual, Senin (26/7/2021).

Saat ini, Zyrex baru saja menambahkan empat lini produksi perakitan dan hingga kini berjumlah sebanyak 8 lini produksi, sehingga mempunyai kapasitas produksi melebihi 430.000 laptop atas kebutuhan peralatan TIK 2021 di Kemendikbud-ristek pusat dan yang melalui DAK pendidikan. 

Dengan demikian, ZYREX siap memproduksi Laptop sesuai rencana pengadaan produk TIK untuk PAUD, SD, SMP, SMA, SLB dan SMK per tahun 2021-2024 yang mencapai minimal 1,3 juta Laptop senilai Rp 17 Triliun, belum termasuk yang dialokasikan via DAK Provinsi, Kabupaten dan Kota.

“Kami telah menerima pesanan sebanyak 165.000 unit laptop dari 2 (Dua) distributor kami untuk kebutuhan pengadaan di Kemendikbud-ristek dalam program digitalisasi Pendidikan, di mana laptop laptop tersebut akan dikirim ke sekitar 8.000 sekolah sebelum Desember 2021. Kami sanggup memproduksi total 317.000 Laptop sehingga masih bisa menyuplai kebutuhan di DAK di tingkat provinsi, kebupaten dan kota,” tandas Corporate Secretary Zyrex, Evan Jordan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut terdapat enam produsen laptop dalam negeri dengan nilai tingkat kandungan dalam negeri 25 persen dan telah dapat memenuhi kebutuhan pengadaan Kemendikbudristek dan Pemda pada tahun ini. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD