Produksi minyak mentah Irak turun sekitar 2,56 juta bph menjadi sekitar 1,63 juta bph. Sementara itu, produksi di Arab Saudi turun sekitar 2,3 juta bph menjadi 7,8 juta bph.
Produksi minyak mentah di UEA menurun sekitar 1,53 juta bph menjadi 1,89 juta bph. Di sisi lain, produksi di Kuwait menurun sekitar 1,37 juta bph menjadi 1,2 juta bph pada Maret.
Produksi minyak mentah Iran juga turun sebesar 182.000 bph menjadi sekitar 3,06 juta bph, di tengah serangan udara AS-Israel terhadap negara tersebut yang dimulai pada 28 Februari.
Di antara anggota OPEC, hanya Venezuela dan Nigeria yang mencatat peningkatan produksi harian selama bulan tersebut. Produksi Venezuela meningkat sebesar 79.000 bph menjadi 988.000 bph, sementara produksi Nigeria meningkat sebesar 22.000 bph menjadi 1,46 juta bph. (Wahyu Dwi Anggoro)