IDXChannel - Tingkat produksi anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) turun sebesar 7,2 juta barel per hari (bph) pada Maret 2026.
Menurut survei Reuters yang menggunakan data dari platform LSEG dan firma riset Kpler, pemotongan produksi terbesar dilakukan oleh Kuwait, Irak, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Bulan lalu, total produksi OPEC mencapai sebesar 21,57 juta bph. Ini adalah tingkat terendah sejak Juni 2020.
Dilansir dari Oilprice pada Kamis (2/4/2026), hanya Venezuela dan Nigeria yang mengalami peningkatan produksi minyak bulan lalu.
Irak mengalami pemotongan produksi terbesar, dari 4,15 juta bph pada Februari menjadi hanya 1,4 juta bph pada Maret. Kuwait juga harus memangkas produksi secara signifikan, menjadi sekitar setengah juta bph dari sekitar tiga juta bph sebelum penutupan Selat Hormuz oleh Iran setelah serangan AS dan Israel.