Manajemen PT APG Westkampar Indonesia menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan SKK Migas dalam mendukung keberlanjutan operasi perusahaan.
Direktur Utama PT APG Westkampar Indonesia, Adi Prasetyana menjelaskan bahwa peningkatan produksi dilakukan melalui program reaktivasi dan pengembangan sumur.
“Dengan demikian, total sumur eksisting yang saat ini dikelola PT APG Westkampar Indonesia berjumlah 12 sumur,” kata Adi.
Ke depan, PT APG Westkampar Indonesia akan terus melakukan pengembangan dan optimalisasi Lapangan Pendalian guna mempertahankan dan meningkatkan produksi minyak, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencapai target produksi minyak nasional.
Sebagai perusahaan minyak nasional yang beroperasi di wilayah Rokan Hulu, produksi APGWI saat pertama kali mengambil alih lapangan pada Januari 2023 dengan produksi sekitar 200 BOPD, dan terus meningkat hingga mencapai lebih dari 1.000 BOPD saat ini.