IDXChannel – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menemukan potensi migas di kawasan transmigrasi yang terletak di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Total nilai ekonomi dari proyek tersebut mencapai Rp2,5 triliun
SKK Migas telah mendapatkan izin eksploitasi di atas tanah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi oleh Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan bakal memulai proses pengeboran pada Juni 2026.
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara membeberkan temuan potensi migas bersumber dari 13 ladang migas yang merupakan hasil pengembangan dari eksplorasi oleh Pertamina.
Potensi sumber daya ini digadang-gadang bakal berdampak pada pemenuhan energi nasional, selain menciptakan efek rambatan bagi para transmigran.
Iftitah menganalogikan sumber migas ini bak menjadi gula, dan para transmigran sebagai semut. Jika biasanya, para transmigran dipersepsikan bertransmigrasi dari satu tempat padat ke tempat lengang tanpa kepastian secara ekonomi, kini sumber daya alam di daerah pindahan bisa menjadi ceruk ekonomi untuk bertahan hidup.