Menurutnya, pekerjaan tersebut membutuhkan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan karena dilakukan di area berisiko tinggi dan berada di sekitar lalu lintas aktif. Untuk itu, pelaksanaan konstruksi dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, pengawasan teknis, serta rekayasa lalu lintas agar pekerjaan tetap berjalan aman.
Setelah rampung, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A diharapkan dapat memperkuat konektivitas antara Jakarta dan Jawa Barat. Kehadiran ruas tol ini juga akan menjadi jalur alternatif yang mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi logistik.
Selain meningkatkan aksesibilitas, jalan tol tersebut diproyeksikan dapat mengurangi beban lalu lintas di koridor utama Tol Jakarta-Cikampek yang selama ini menjadi salah satu jalur strategis nasional dengan volume kendaraan yang tinggi.
Dia juga menegaskan, perseroan akan terus mendorong penyelesaian proyek sesuai target dengan tetap mengutamakan mutu konstruksi, keselamatan kerja, serta koordinasi bersama seluruh pihak terkait. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pengembangan jaringan jalan tol untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Jakarta dan Jawa Barat.
(Dhera Arizona)