Proyek yang dioperasikan INPEX Corporation melalui anak usahanya, INPEX Masela Ltd., memiliki kapasitas produksi liquefied natural gas (LNG) sebesar 9,5 juta ton per tahun.

Selain itu, proyek tersebut akan memproduksi kondensat hingga 35.000 barel per hari serta gas bumi sekitar 150 juta kaki kubik per hari untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.
Berlokasi di Lapangan Abadi, Blok Masela, Laut Arafura, sekitar 750 kilometer di selatan Ambon, Maluku, proyek ini menjadi salah satu andalan pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjaga posisi Indonesia sebagai pemain utama di industri gas alam dunia.
Keunggulan utama Proyek LNG Abadi Masela yaitu penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) yang memungkinkan emisi karbon hasil proses produksi ditangkap dan diinjeksikan kembali ke dalam reservoir bawah tanah. Teknologi tersebut menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung target net zero emission pada 2060.
Dalam pengembangannya, proyek mencakup pembangunan fasilitas bawah laut (subsea), Floating Production Storage and Offloading (FPSO), pipa gas, pipa CO2, hingga fasilitas pengolahan LNG dan CCS di darat yang berlokasi di Pulau Yamdena, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.