Dengan serapan tenaga kerja baru itu, diharapkan mampu mendorong perekonomian daerah. Bahlil menyebut pertumbuhan ekonomi melalui kontribusi terhadap PDB nasional sekitar USD137,8 miliar, serta peningkatan PDRB Provinsi Maluku sebesar USD95 miliar, dan PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar USD92 miliar yang disertai peningkatan pendapatan rumah tangga secara nasional.
"Ini adalah sebagai bentuk dukungan daripada blok ini mempergunakan juga adalah transisi energi penurunan emisi melalui pembangunan fasilitas carbon capture and storage (CCS) yang akan menangkap menyimpan emisi karbon dioksida dari proses produksi," tambah Bahlil.
Pada kesempatan itu, Bahlil juga mengungkit dampak lain terhadap perekonomian daerah dari hadirnya investasi yang baru terealisasi 28 tahun ini. Misalnya, Pemerintah Daerah akan mendapatkan Hak Kelola Participating Interest (PI) sebesar 10 persen bagi BUMD Maluku.
Selain itu, program transfer teknologi dan peningkatan kapasitas SDM lokal, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan pendukung seperti jalan, listrik, dan fasilitas umum di Kepulauan Tanimbar, potensi Dana Bagi Hasil (DBH) yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan wacana penguatan status administratif kawasan.
Proyek LNG Abadi Wilayah Kerja Masela adalah proyek pengembangan gas alam yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Sektor Energi di Indonesia dengan INPEX Corporation melalui anak perusahaannya INPEX Masela, Ltd. menjadi operatornya.