AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Proyek Hilirisasi Batu Bara Dimulai, Jokowi Minta Harus Rampung 2,5 Tahun

ECONOMICS
Athika Rahma
Senin, 24 Januari 2022 11:14 WIB
Jokowi menegaskan, pengerjaan proyek ini harus selesai di waktu yang sudah ditetapkan, yaitu 30 bulan atau 2,5 tahun.
Proyek Hilirisasi Batu Bara Dimulai, Jokowi Minta Harus Rampung 2,5 Tahun (FOTO:MNC Media)
Proyek Hilirisasi Batu Bara Dimulai, Jokowi Minta Harus Rampung 2,5 Tahun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo resmi memulai proyek hilirisasi batu bara ke Dimetil Eter (DME) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. 

Jokowi menegaskan, pengerjaan proyek ini harus selesai di waktu yang sudah ditetapkan, yaitu 30 bulan atau 2,5 tahun. 

"Tadi sebelum masuk, saya kumpulkan yang berkaitan dengan ini, untuk memastikan ini selesai sesuai dengan waktu yang dipastikan yaitu 30 bulan. Jangan ada mundur-mundur lagi," tandas Jokowi, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/1/2022). 

Jokowi mengatakan, dirinya sudah memerintahkan jajaran anak buahnya untuk merealisasikan proyek ini sejak 6 tahun yang lalu.  

"Tapi alhamdulillah meskipun dalam jangka yang panjang bisa dimulai groundbreaking proyek hilirisasi batu bara jadi DME," ujarnya. 

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, sudah saatnya Indonesia mengambil langkah menyetop impor barang jadi yang bahan bakunya ada di Indonesia, seperti batu bara yang bisa dijadikan DME. Menurutnya, DME dan LPG sama-sama bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

"Kita punya raw materialnya, batu bara yang diubah jadi DME. Hampir mirip dengan LPG, saya sudah lihat api dari DME dan LPG sama saja," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, sebelumnya proyek ini direncanakan selesai dalam 36 bulan. 

"Tapi kami rapat dengan Air Products, kami minta 30 bulan," ujarnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD