sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RKAB Dipangkas, Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara untuk PLTU PLN Aman

Economics editor Nia Deviyana
04/03/2026 12:29 WIB
Dia mengatakan penataan RKAB dilakukan dengan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan nasional, termasuk PLN.
RKAB Dipangkas, Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara untuk PLTU PLN Aman. Foto: inews Media Group.
RKAB Dipangkas, Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara untuk PLTU PLN Aman. Foto: inews Media Group.

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) tetap aman di tengah pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) komoditas tersebut.

Dia mengatakan penataan RKAB dilakukan dengan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan nasional, termasuk PLN.

"Untuk kebutuhan PLN, saya pastikan sampai dengan Maret-April, no issue," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Bahlil menuturkan penataan RKAB dilakukan untuk menyelaraskan rencana produksi dengan kebutuhan pasar, baik domestik maupun global, sekaligus menjaga stabilitas harga. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara volume produksi dan nilai ekonomi yang diperoleh pelaku usaha, tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

"RKAB untuk batu bara dan nikel itu memang kita lagi tata, kita melakukan penyesuaian. Kenapa kita menata? karena memang ini kita hitung betul antara supply dan demand. Idealnya adalah batu bara kita produksi banyak, volumenya besar, tapi harganya juga harus bagus," tuturnya.

Bahlil menjelaskan fakta yang terjadi saat ini justru berbeda. Indonesia memproduksi hingga 43 persen dari kebutuhan batu bara dunia, yang diperkirakan mencapai 1,3 miliar ton. Namun, harga di pasar global justru mengalami penurunan. Kondisi itu terjadi lantaran harga ditentukan oleh mekanisme pasar internasional, bukan sepenuhnya oleh produsen domestik.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement