sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dukung Tata Kelola Ekspor SDA, Pengusaha Minta Implementasi Bertahap dan Kepastian Hukum

Economics editor Tangguh Yudha
01/06/2026 17:05 WIB
Asosiasi pengusaha menyampaikan dukungannya terhadap kebiajakn ekspor SDA. Meski begitu, mereka meminta implementasinya secara bertahap.
Dukung Tata Kelola Ekspor SDA, Pengusaha Minta Implementasi Bertahap dan Kepastian Hukum. (Foto: iNews Media Group)
Dukung Tata Kelola Ekspor SDA, Pengusaha Minta Implementasi Bertahap dan Kepastian Hukum. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Indonesian Mining Association (IMA), Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia (APBI - ICMA), Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyampaikan dukungan atas kebijakan tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA) strategis.

Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, mengatakan bahwa kebijakan penguatan tata kelola ekspor bertujuan meningkatkan transparansi perdagangan, mencegah praktik under-invoicing dan transfer pricing, serta mengoptimalkan kontribusi Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA bagi perekonomian nasional.

"Dalam semangat tersebut, seluruh asosiasi siap berperan sebagai mitra konstruktif Pemerintah," kata Shinta dalam pernyataan bersama, Senin (1/6/2026).

Meski mendukung kebijakan tersebut, pengusaha menilai pelaksanaannya perlu dilakukan secara bertahap, transparan, dan akuntabel dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing sektor. Mengingat komoditas pertambangan, batu bara, nikel, ferro-nickel, ferro-alloy, dan kelapa sawit memiliki struktur kontrak, rantai pasok, mekanisme pembiayaan, serta profil pembeli internasional yang berbeda-beda.

"Selama masa transisi, aktivitas ekspor diharapkan tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, disertai penguatan pengawasan dan integrasi sistem digital oleh Pemerintah dan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI)," ungkapnya

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement