IDXChannel - Pemerintah menargetkan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya mampu mengolah sekitar 1.500 ton sampah baru per hari di wilayah tersebut.
Sampah ini akan dikonversi menjadi energi listrik dengan kapasitas sekitar 20-30 megawatt (MW).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, PSEL Bogor Raya dibangun dengan konsep penanganan sampah terpadu di kawasan TPAS Galuga, Kabupaten Bogor. Selain mengolah sampah baru menjadi listrik, kawasan tersebut juga akan menangani timbunan sampah lama menggunakan teknologi pirolisis.
“Ini yang pertama di Indonesia. Sampah yang datang setiap hari kita selesaikan melalui PSEL menjadi energi listrik. Tetapi kita tidak berhenti di sana. Sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk juga harus kita tuntaskan dengan teknologi pirolisis. Jadi yang baru selesai, yang lama juga kita bereskan,” ujarnya dikutip Jumat (18/9/2026).
Zulhas mengatakan, penanganan sampah di Bogor Raya membutuhkan langkah segera. Kabupaten Bogor menghasilkan sekitar 3.000 ton sampah per hari, sedangkan Kota Bogor menghasilkan sekitar 700-1.000 ton sampah per hari.