Kehadiran pabrik pupuk baru ini diharapkan juga mampu menurunkan harga pasar pupuk NPK Nitrat. Sebab fasilitas produksinya telah hadir di Indonesia, dan memudahkan pendistribusian ke seluruh wilayah Indonesia.
"Jadi mudah-mudahan kehadiran kita tidak hanya mengganti dari impor menjadi produksi nasional, tapi juga bisa menurunkan biaya produksi pertanian khususnya hortikultura," kata Rahmad.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menambahkan, proyek ini merupakan salah satu dari rencana Pemerintah untuk membangun 7 pabrik pupuk baru selama 5 tahun ke depan.
"Pabrik ini menjadi bagian dari rencana pembangunan pabrik pupuk baru yang akan kita bangun hingga tahun 2029. Totalnya Insyaallah ada 7 pabrik pupuk baru," kata dia.
(NIA DEVIYANA)