Pada tahun ini, APBN juga kembali diproyeksikan kembali tekor. Purbaya mengatakan, selain belanja, pihaknya juga akan menggenjot kinerja pendapatan negara.
"Defisitnya akan ada terus mungkin tahun ini. Tapi saya akan lihat dan saya sedang memperbaiki Bea Cukai dan Ditjen Pajak," kata dia.
Perlu diketahui, defisit APBN tembus Rp695,1 triliun atau 2,92 persen terhadap PDB pada 2025. Jumlah defisit ini hampir menyentuh ambang batas 3 persen, sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang (UU) tentang Keuangan Negara.
Pelambatan ekonomi turut mempengaruhi defisit fiskal yang terjadi. Sejumlah indikator seperti rendahnya penerimaan negara di sektor pajak, yang menjadi sumber tertinggi pemasukan APBN. Pada 2025, realisasi pajak di angka Rp1.917 triliun atau sebatas 87,6 persen dari target.
(Rahmat Fiansyah)