sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Kaji Opsi Pajak Tambahan Barang China yang Dijual di e-Commerce Seperti TikTok

Economics editor Anggie Ariesta
25/03/2026 20:37 WIB
Purbaya membuka peluang untuk menerapkan kebijakan pajak tambahan terhadap produk-produk asal China yang membanjiri platform e-commerce seperti TikTok Shop.
Purbaya Kaji Opsi Pajak Tambahan Barang China yang Dijual di e-Commerce Seperti TikTok. (Foto: iNews Media Group)
Purbaya Kaji Opsi Pajak Tambahan Barang China yang Dijual di e-Commerce Seperti TikTok. (Foto: iNews Media Group)

Salah satu alasan di balik murahnya harga produk China adalah adanya dugaan subsidi atau tunjangan ekspor dari pemerintah setempat sebesar 15 persen. Hal ini menciptakan ketidakadilan harga (price disadvantage) bagi produk buatan Indonesia yang harus bersaing di pasar yang sama.

"Kalau barang dari China bersaing dengan barang dari sini secara langsung kita at cost disadvantage atau at price disadvantage. Kenapa? Saya denger kalau orang China ekspor itu dapat 15 persen tunjangan dari pemerintahnya. Betul apa enggak untuk barang-barang di sini akan saya double check. Tapi diluar ada yang bilang seperti itu," beber Purbaya.

Terkait desakan untuk mengenakan pajak tambahan sebagai instrumen perlindungan, Bendahara Negara ini menyatakan akan mengkaji usulan tersebut secara mendalam sebelum mengambil keputusan final.

"Saya tampung usul Anda, saya pikirin nanti," kata dia. 

(Febrina Ratna Iskana) 

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement