"Kebijakan saya memaksa invisible hand berfungsi di sekitar finansial. Perbankan memilih proyek-proyek yang bagus dan membuat ekonomi bergerak," katanya.
Sebagai informasi, Purbaya telah menambah periode penempatan dana Rp200 triliun di Himbara dari Maret sampai September 2026. Seturut itu, ada penambahan dana Rp100 triliun.
Tambahan fiskal tersebut digadang-gadang sebagai injeksi di sektor keuangan setelah audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
(Dhera Arizona)