sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand

Economics editor Rohman Wibowo
11/04/2026 09:30 WIB
Purbaya: Kebijakan transfer SAL bertujuan menuntun perbankan bergerak mengikuti mekanisme pasar dalam menggarap proyek-proyek tanpa campur tangan pemerintah.
Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand. (Foto iNews Media Group)
Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, kebijakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan untuk memacu realisasi pergerakan tak terlihat di pasar keuangan atau invisible hand. Artinya, transfer SAL bukan cuma membiayai program prioritas nasional.

Perlu diketahui, invisible hand yang dimaksud Purbaya merujuk konsep ekonomi pasar bebas yang menitikberatkan mekanisme pasar bakal berlangsung dan menjadi alat alokasi sumber daya tanpa adanya campur tangan pemerintah sekalipun. Konsep ini diperkenalkan pemikir abad ke-18, Adam Smith.

"Saya sebetulnya tidak peduli mereka (bank) taruh secara teoritis, tapi begitu taruh di situ, dia akan menyebar ke sistem perekonomian karena banknya dipaksa oleh invisible hand," ujar Purbaya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Purbaya mengatakan, kebijakan transfer SAL bertujuan menuntun perbankan bergerak mengikuti mekanisme pasar dalam menggarap proyek-proyek tanpa adanya campur tangan yang berarti dari pemerintah.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement