“Nanti begitu April datanya clear (jelas), kita lihat, kita akan kasih dorongan lagi ke ekonomi. Kalau (April) mengalami perlambatan, saya akan monitor terus kondisi perekonomian Indonesia. Kalau melambat, saya akan kasih stimulus dari berbagai sisi,” ujarnya.
Stimulus tersebut, kata dia, berupa percepatan belanja pemerintah, terutama kementerian/lembaga (K/L). Dia meyakini arus kas APBN masih terjaga dengan optimalisasi manajemen kas, baik melalui pendapatan dan pengeluaran negara maupun kas yang dimiliki pemerintah.
“Bukan hari besar saja, yang utama adalah kita memaksimalkan stimulus apapun. Nanti kita akan lebih aktif panggil businessman (pelaku usaha), bantuan apa yang bisa kita berikan,” kata Purbaya.
Salah satunya insentif untuk sektor padat karya, seperti tekstil. Pemerintah berencana menyediakan skema pendanaan dengan suku bunga yang lebih terjangkau bagi industri tekstil yang kerap menemui kendala dalam akses permodalan karena dianggap sunset industry.
(Rahmat Fiansyah)