Purbaya memastikan penjelasan yang berbasis data dan teori ekonomi mampu diterima dengan baik oleh para pengelola dana kakap tersebut.
"Jadi mereka (investor) enggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar,” ujar Purbaya.
“Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi," katanya.
Dalam diskusi tersebut, para investor memberikan masukan agar pemerintah Indonesia meningkatkan efektivitas komunikasi. Menariknya, para investor justru menilai beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu terburu-buru dalam memberikan sentimen negatif atau outlook negatif terhadap Indonesia tanpa menunggu data ekonomi yang lengkap.