sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Realisasi Investasi RI Baru Capai Rp497 Triliun di Tengah Tantangan Geopolitik Global

Economics editor Dhera Arizona Pratiwi
13/04/2026 14:00 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, realisasi investasi kuartal I-2026 baru mencapai Rp497 triliun.
Realisasi Investasi RI Baru Capai Rp497 Triliun di Tengah Tantangan Geopolitik Global. (Foto Istimewa)
Realisasi Investasi RI Baru Capai Rp497 Triliun di Tengah Tantangan Geopolitik Global. (Foto Istimewa)

IDXChannel — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, realisasi investasi kuartal I-2026 baru mencapai Rp497 triliun. Angka itu mencapai 24,35 persen dari target yang ditetapkan pada 2026 yakni Rp2.041,3 triliun.

"Realisasi pada triwulan pertama ini kami bisa capai yaitu sebesar Rp497 triliun, yang berarti tumbuh 7 persen secara tahunan," ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Rosan mengaku optimistis target tersebut masih bisa dicapai hingga akhir tahun, meskipun kondisi geopolitik kini masih memanas. Sebab, kesempatan investasi Indonesia selalu terbuka dan ada. 

Dia mengklaim, justru para investor yang melalui negara-negara Timur Tengah berbicara secara intensif kepada Indonesia.

“Kami pun secara aktif juga bertemu dengan para potensial investor itu dan mereka melihat Indonesia ini menjadi lebih menarik lagi karena salah satu kekuatan kita, kita selalu bisa menjaga (pertama mereka sampaikan) peace dan stabilitas,” ujar dia.

Rosan juga mengungkapkan, Jepang, Korea, dan China tidak mengurangi minat mereka untuk berinvestasi di Indonesia. Terlebih lagi, langkah-langkah yang telah diambil pemerintah dipastikan dapat mengantisipasi agar investasi bisa terus maju dan berkembang.

Lebih lanjut, dia menegaskan, target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025—2029 tidak akan berubah, yakni Rp13.032,8 triliun. 

Sehingga, diperlukan kenaikan investasi sekitar 143 persen selama 2025-2029 dari total capaian 10 tahun.

Selain itu, kata Rosan, penyerapan angka tenaga kerja selama kuartal I-2026 ikut naik.

“Penyerapan tenaga kerja juga diperkirakan mencapai 627 ribu orang atau naik sekitar 5,5 persen,” kata dia.

Penulis: Eugenia Siregar

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement