“Kami pun secara aktif juga bertemu dengan para potensial investor itu dan mereka melihat Indonesia ini menjadi lebih menarik lagi karena salah satu kekuatan kita, kita selalu bisa menjaga (pertama mereka sampaikan) peace dan stabilitas,” ujar dia.
Rosan juga mengungkapkan, Jepang, Korea, dan China tidak mengurangi minat mereka untuk berinvestasi di Indonesia. Terlebih lagi, langkah-langkah yang telah diambil pemerintah dipastikan dapat mengantisipasi agar investasi bisa terus maju dan berkembang.
Lebih lanjut, dia menegaskan, target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025—2029 tidak akan berubah, yakni Rp13.032,8 triliun.
Sehingga, diperlukan kenaikan investasi sekitar 143 persen selama 2025-2029 dari total capaian 10 tahun.
Selain itu, kata Rosan, penyerapan angka tenaga kerja selama kuartal I-2026 ikut naik.
“Penyerapan tenaga kerja juga diperkirakan mencapai 627 ribu orang atau naik sekitar 5,5 persen,” kata dia.
Penulis: Eugenia Siregar
(Dhera Arizona)