sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Realisasi KUR Perumahan Tembus Rp21,8 triliun hingga Akhir Juli

Economics editor Desi Angriani
30/07/2026 15:58 WIB
Penyaluran kredit masih didominasi oleh bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Realisasi KUR Perumahan Tembus Rp21,8 triliun hingga Akhir Juli (Foto: iNews Media Group)
Realisasi KUR Perumahan Tembus Rp21,8 triliun hingga Akhir Juli (Foto: iNews Media Group)

Pada kelompok bank swasta, Nobu Bank mencatat penyaluran terbesar sebesar Rp381,80 miliar, sedangkan Bank Artha Graha Internasional mencapai Rp13,5 miliar.

Berdasarkan wilayah, realisasi penyaluran terbesar berada di Jawa Barat dengan nilai Rp4,96 triliun kepada 28.275 debitur. Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur sebesar Rp3,65 triliun untuk 20.156 debitur, Jawa Tengah sebesar Rp3,44 triliun bagi 16.583 debitur, Sumatera Utara sebesar Rp991 miliar kepada 3.195 debitur, dan Bali sebesar Rp809 miliar dengan 2.072 debitur.

Secara keseluruhan, program tersebut telah menjangkau 98.958 debitur. Dari jumlah tersebut, sektor demand mendominasi dengan 96.196 debitur dan total pembiayaan Rp14,878 triliun, yang terdiri atas sektor real estate, konstruksi, serta perdagangan dan eceran. Adapun sektor supply mencakup 2.762 debitur dengan total pembiayaan Rp6,940 triliun, meliputi toko bahan bangunan, pengembang, dan kontraktor.

Maruarar mengungkapkan, pemerintah telah meningkatkan plafon Kredit Program Perumahan (KPP) pada 2026 dari semula Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang mendukung pembangunan dan renovasi rumah.

Dia berharap peningkatan plafon KPP dapat mempercepat perputaran ekonomi di sektor perumahan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM yang menjadi bagian dari rantai pasok industri properti. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement