sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Realisasi Perpanjangan SPHP Beras 2025 Capai 15 Ribu Ton di Januari 2026

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
18/01/2026 07:55 WIB
Adapun perpanjangan SPHP beras 2025 tersebut dimungkinkan melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA).
Realisasi Perpanjangan SPHP Beras 2025 Capai 15 Ribu Ton di Januari 2026 (FOTO:iNews Media Group)
Realisasi Perpanjangan SPHP Beras 2025 Capai 15 Ribu Ton di Januari 2026 (FOTO:iNews Media Group)

Sementara dalam berbagai kesempatan, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan harga beras bagi masyarakat tidak boleh berfluktuasi yang berlebihan. 

Hal ini karena stok beras secara nasional lebih dari mencukupi setelah Indonesia memperoleh predikat swasembada beras untuk tahun 2025.

"Stok beras tertinggi kita sepanjang sejarah. Di hotel, rumah-rumah, restoran, itu sampai 12 juta ton. Naik 49 persen dari tahun lalu. Jadi teman-teman pengusaha, tolong tidak ada alasan harga naik. Sekarang ini, alhamdulillah, satu tahun sudah swasembada, yang itu tercepat atas gagasan besar Presiden," kata Amran.

Menilik Panel Harga Pangan Bapanas, per 15 Januari 2026, rerata harga beras medium secara nasional untuk Zona 1 masih cukup stabil dengan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Zona 1 berada di Rp 13.270 per kilogram (kg) atau 1,7 persen di bawah HET beras medium Zona 1 yang ditetapkan di Rp 13.500 per kg.

Sementara Panel Harga Pangan Bapanas juga memonitor perkembangan harga gabah kering panen (GKP) tingkat petani secara nasional. Per 15 Januari, rerata harga GKP secara nasional relatif cukup baik dengan Rp 6.912 per kg. Sementara ketetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) GKP petani di 6.500 per kg. Meski begitu, masih ada 4 daerah yang mengalami rerata harga GKP petani di bawah HPP.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement