IDXChannel - Dana Moneter Internasional (IMF) menyampaikan kekhawatiran atas kenaikan harga energi dan gangguan perdagangan global menyusul meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Dilansir dari The New York Times pada Rabu (4/3/2026), IMF memperingatkan bahwa situasi tersebut dapat memperparah ketidakpastian dalam perekonomian global.
Pernyataan IMF tersebut muncul ketika perang terbuka antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel memasuki hari keempatnya, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan dan investor tentang potensi dampaknya pada pasar energi global, arus perdagangan, dan stabilitas keuangan.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs webnya, lembaga keuangan global yang berbasis di Washington ini mengatakan bahwa pihaknya memantau dengan cermat perkembangan di kawasan tersebut.
Menurut IMF, indikasi awal menunjukkan bahwa krisis tersebut telah memengaruhi aktivitas ekonomi, khususnya melalui kenaikan harga energi dan peningkatan volatilitas di pasar keuangan.