AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Resmikan Pabrik Krakatau Steel (KRAS), Jokowi Harap Bisa Hemat Devisa Rp29 Triliun

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Selasa, 21 September 2021 11:09 WIB
Jokowi harap peresmian Hot Strip Mill #2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bisa hemat devisa Rp29 Triliuan.
Jokowi harap  peresmian Hot Strip Mill #2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bisa hemat devisa Rp29 Triliuan. (Foto: MNC Media)
Jokowi harap peresmian Hot Strip Mill #2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bisa hemat devisa Rp29 Triliuan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo meresmikan Hot Strip Mill #2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Senin (21/9/2021). Peresmian ini dilakukan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten

“Dengan mengucap bismillahirohmanirohim hari ini saya resmikan Hot Strip Mill #2 PT milik Krakatau Steel (Persero) Tbk,” katanya, Selasa (21/9/2021).

Jokowi mengatakan bahwa pada Hot Strip Mill #2 dari PT Krakatau Steel ini menggunakan teknologi modern dan terbaru di industri baja. Bahkan hanya ada dua di dunia.

“Pertama di Amerika Serikat dan yang kedua di Indonesia yaitu di Krakatau Steel. Tadi saya sudah melihat ke dalam proses produksinya dan betul-betul memang teknologi tinggi,” ungkapnya.

Dia menyebut bahwa pabrik ini memiliki kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun. Dimana ini merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium.

“Produksinya ini akan terus kita tingkatkan hingga nanti mencapai 4 juta ton per tahun,” tuturnya.

Jokowi berharap bahwa adanya pabrik ini dapat menekan impor baja di Indonesia. Hal ini mengingat selama lima tahun terakhir kebutuhan baja Indonesia meningkat hingga 40%.

“Dan dengan beroperasinya pabrik ini kita akan dapat memenuhi kebutuhan baja dalam negeri. Jadi ga ada lagi impor-impor yang kita lakukan. Ini yang kita harapkan. Sehingga sekali lagi akan menekan impor baja negara saat ini yang berada pada peringkat kedua komoditas impor Indonesia. Sehingga kita harapkan nanti bisa menghemat devisa Rp29 triliun per tahun. Ini angka yang sangat besar sekali,” pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD