sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RI Fokus Gaet Wisatawan Asia Timur dan ASEAN Imbas Konflik Timteng

Economics editor Rahmat Fiansyah
01/04/2026 15:59 WIB
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membidik wisman dari Asia Timur dan Asia Tenggara (ASEAN) di tengah ketegangan konflik di Timur Tengah.
Kementerian Pariwisata membidik wisman dari Asia Timur dan Asia Tenggara di tengah ketegangan konflik di Timur Tengah. (Foto: iNews Media Group)
Kementerian Pariwisata membidik wisman dari Asia Timur dan Asia Tenggara di tengah ketegangan konflik di Timur Tengah. (Foto: iNews Media Group)

Menghadapi situasi tersebut, Menpar menetapkan strategi pivot ke pasar Asia Tenggara dan Asia Timur, serta penguatan kampanye digital internasional. Selain itu, pemerintah  jugamengoptimalkan rute langsung ke Eropa-Amerika dan mendorong penyelenggaraan event lintas batas. Promosi wisata nusantara juga terus dipacu demi menjaga okupansi destinasi domestik di tengah gejolak global.

Secara umum, program prioritas tahun 2026 berfokus pada penguatan pariwisata berkualitas, berkelanjutan, dan aman. Dia menitikberatkan pada peningkatan keselamatan wisata melalui sertifikasi pemandu dan pemetaan kawasan rawan bencana, serta pengembangan 6.200 desa wisata guna memperkuat ekonomi lokal.

Langkah ini juga dibarengi dengan keberlanjutan program strategis seperti Wonderful Indonesia Gastronomy, Wellness, Event by Indonesia, hingga percepatan digitalisasi melalui program Tourism 5.0. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan destinasi yang lebih berdaya saing dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Menpar meyakini kolaborasi lintas lembaga dan dukungan DPR akan menjaga resiliensi sektor pariwisata terhadap ekonomi nasional. 

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay, mengapresiasi langkah mitigasi Kemenpar namun tetap mendesak penguatan konektivitas wisatawan nusantara di tengah ketidakpastian global.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement