IDXChannel - Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (14/4/2026), didorong optimisme investor terhadap peluang meredanya konflik di Timur Tengah serta rilis kinerja keuangan emiten dan data inflasi.
Indeks Nasdaq melonjak 2 persen, sementara S&P 500 naik sekitar 1 persen dan mendekati rekor penutupan tertingginya. Penguatan ini terjadi seiring meningkatnya harapan atas potensi penyelesaian konflik Iran.
Pemerintah AS menyebut pembicaraan untuk mengakhiri konflik Iran berpotensi dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan di Pakistan, setelah negosiasi sebelumnya gagal dan memicu blokade terhadap pelabuhan Iran.
Di sisi lain, Departemen Luar Negeri AS menyatakan Israel dan Lebanon sepakat memulai negosiasi langsung dalam waktu dan lokasi yang disepakati bersama, meskipun belum ada kepastian terkait kerangka perdamaian.
Manajer Portofolio NFJ Investment Group, Burns McKinney mengatakan, sentimen pasar sangat dipengaruhi dinamika harga minyak yang berdampak pada ekspektasi inflasi. Setiap perkembangan negatif di Timur Tengah cenderung menekan pasar, sementara sinyal positif langsung mendorong minat beli investor, sehingga investor mulai berspekulasi terhadap potensi pemulihan pasar.